"Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi."
(Penggalan QS. Ar Ra'd : 17)
Ternyata udah setahun gue jadi bu RT Mecoo. Apa itu mecoo? Itu loh brand elektronik lokal. Meski lokal kualitasnya ga ece-ece loh menurutku. Nah berita bahagianya alhamdulillah gue bisa gabung mecoo lagi.
Pasti pada bingung nih, RT apaan sih? Jadi bu RT ini bertugas meramaikan group dan membersamai mecookers, meramaikan event mecoo, menjawab segala pertanyaan mecookers terkait solusi/tips/trik terkait produk, berbagi resep, sharing2 or temen ngobrol berbagai tema (jualan, sehari2,dll). Mirip admin group tapi dibawahnya dikit. Kami bu RT membantu para mincoo untu menjembatani mecookers dengan mecoo.
So sekarang aku sedang menjalani periode 3. Well, rezeki banget sih.
Dari jadi member, sekarang jadi bu RT. Like a dream! Pasalnya waktu itu aku join group, dan karena hp ku sepi yaudahlah ya aku aktif di group. Sempat waktu itu tuh share pengalaman anakku yang disabilitas jualan dengan slow juicer mecoo dan dapet hadiah juara stand terbaik. Siapa sangka aku bisa dapet hadiah oven dong.
Semoga dengan amanah tambahan ini, aku bisa makin berkarya dan bermanfaat untuk banyak orang. Makin bisa nambah tabungan. Aamiin.
Kalau yang ada nanya tentang "Benefit" hmmm, rahasiaaa :p
Aku berharap kalian sehat jasmani & rohani. Sudah setahun ya ternyata aku tak menulis di blog ini. Padahal aku sering sekedar buka blog. Hahaha.
Penyakit malas emang. Saat ini aku sedang duduk di meja dapur dengan jendela arah ruang tamu. Sembari menikmati rumah yang kini membuatku semakin nyaman. Aku memantapkan hati agar tak malas lagi, memantapkan hati agar cita-cita ini makin tercapai.
So semoga dengan postingan ini, aku bakal lebih rajin lagi menulis di blog ini.
Kali ini saya membuat catatan untuk pribadi, dan siapa tahu pembaca sekalian juga bisa mengambil manfaat dari catatan yang saya miliki.
Peran orangtua kepada anaknya yang berkebutuhan khusus yaitu:
Pertama, sebagai pendamping utama agar tercapainya tujuan layanan penanganan dan pendidikan anak.
Kedua, sebagai advokat, yaitu mengusahakan, memahami dan menjaga hak anak mendapat layanan pendidikan sesuai karakteristik khususnya.
Ketiga, sebagai sumber data yang lengkap dan benar mengenai diri anak dalam usaha intervensi perilaku anak.
Keempat, sebagai guru yang berperan mendidik anak dalam kehidupan sehari-hari di luar sekolah.
Kelima, sebagai penentu karakteristik dan jenis terapi yang diberikan di luar jam sekolah.
Peran orang tua yang aktif, positif dan suportif berpengaruh kuat terhadap perkembangan anak. Kepercayaan orang tua terhadap guru dan anak menjadi kekuatan terciptanya pendidikan efektif. Kontribusi orang tua dapat diwujudkan dalam penerimaan dan apresiasi terhadap pendidikan atau terapi yang dijalani anak, turut serta dalam sosialisasi, dukungan biaya dan fasilitas, bimbingan belajar ataupun hal lain yang terkait dengan program dan pendidikan individu.
Arittake no yume wo kakiatsume Sagashimono wo sagashi ni yuku no sa ONE PIECE
Rashinban nante juutai no moto Netsu ni ukasare kaji wo toru no sa
Hokori kabutteta takara no chizu mo Tashikameta no nara densetsu ja nai!
Kojinteki na arashi wa dareka no Baiorizumu nokkatte Omoisugoseba ii!
Arittake no yume wo kakiatsume Sagashimono wo sagashi ni yuku no sa Poketto no koin, sore to You wanna be my Friend? We are, We are on the cruise! Wiiaa!
Zembu ma ni ukete shinjichattemo Kata wo osarete ippo riido sa
Kondo aeta nara hanasu tsumori sa Sorekara no koto to korekara no koto
Tsumari itsumo pinchi wa dareka ni Apiiru dekiru ii chansu Jiishiki kajou ni!
Shimittareta yoru wo buttobase! Takarabako ni kyoumi wa nai kedo Poketto ni roman, sore to You wanna be my Friend? We are, We Are on the cruise! Wiiaa!
Arittake no yume wo kakiatsume Sagashimono wo sagashi ni yuku no sa Poketto no koin, sore to You wanna be my Friend? We are, We are on the cruise! Wiiaa!
Wiiaa! Wiiaa!
Lirik Kanji:
きただにひろし 『ウィーアー!』
ありったけの夢をかき集め
捜し物を探しに行くのさ ONE PIECE
羅針盤なんて 渋滞のもと
熱にうかされ 舵をとるのさ
ホコリかぶってた 宝の地図も
確かめたのなら 伝説じゃない!
個人的な嵐は 誰かの
バイオリズム乗っかって
思い過ごせばいい!
ありったけの夢をかき集め
捜し物を捜しにいくのさ
ポケットのコイン、 それと
You wanna be my Friend?
We are, We are on the cruise!
ウィーアー!
ぜんぶまに受けて 信じちゃっても
肩を押されて 1歩リードさ
今度会えたなら 話すつもりさ
それからのことと これからのこと
つまりいつも ピンチは誰かに
アピール出来る いいチャンス
自意識過剩に!
しみったれた夜をぶっとばせ!
宝箱に キョウミはないけど
ポケットにロマン、 それと
You wanna be my Friend?
We are, We are on the cruise!
ウィーアー!
ありったけの夢をかき集め
捜し物を捜しにいくのさ
ポケットのコイン、 それと
You wanna be my Friend?
We are, We are on the cruise!
ウィーアー!
ウィーアー!ウィーアー!
Terjemahan Indonesia:
Hiroshi Kitadani - Benar!
Ayo kumpulkan sekian banyak mimpi itu Dan pergi menemukan sesuatu yang kita cari - ONE PIECE
Kompas hanya akan memperlambat pelayaran Maka dengan berbekal semangat tinggi, kuambil alih kemudinya
Jika peta harta karun kuno yang berdebu itu Sudah dipastikan nyata adanya, maka bukan legenda lagi!
Tidak ada salahnya kita ikut campur Ke dalam amukan badai orang lain Karena begitulah yang kita lakukan!
Ayo kumpulkan sekian banyak mimpi itu Dan pergi menemukan sesuatu yang kita cari Sekeping koin di kantong baju, lalu Apakah kau bersedia jadi temanku? Kita, kita sedang dalam pelayaran!
Benar!
Meskipun aku memercayai semua cerita yang kudengar Biarkanlah dorongan di pundakku menjadi tuntunan langkahku ke depan
Seandainya kita berjumpa lagi, akan kuceritakan segalanya Tentang apa yang sudah pernah kulalui dan apa yang akan kuhadapi
Intinya, selalu berada di situasi yang menegangkan Menjadi daya tarik tersendiri bagi seseorang Dengan kesadaran diri yang berlebihan!
Teroboslah malam yang tak bersahabat itu dengan kecepatan tinggi! Lagi pula aku tak tertarik dengan kotak harta karun Melainkan roman di kantong baju, lalu Apakah kau bersedia jadi temanku? Kita, kita sedang dalam pelayaran!
Benar!
Ayo kumpulkan sekian banyak mimpi itu Dan pergi menemukan sesuatu yang kita cari Sekeping koin di kantong baju, lalu Apakah kau bersedia jadi temanku? Kita, kita sedang dalam pelayaran!
Aku sedang tidak baik-baik saja. Dua hari lalu laptopku dirusakin anak. Dan tentu aku sangat marah.
Adakah yang bertanya aku baik-baik saja atau tidak? Tentu tak ada yang bertanya.
Yang ada aku disalahkan karena membiarkan anak menggunakan laptop.
Padahal aku sudah berkali-kali mengajarkan kalau tak boleh dipencet-pencet, tak boleh dicolok-colok. Aku sendiri heran kenapa anakku ini tidak nurut kalau diberi tahu. Kenapa dia selalu ngeyel. Menimpa pertanyaan jikalau disuruh.
Bagaimana aku tak kesal, laptop yang aku beli pakai uang sendiri, ngumpulin sendiri. Kini rusak. Terlebih suamiku selama ini tak peduli kalau barang milikku rusak. Hp rusak tak bisa digunakan berhari-hari juga tidak dibantuin buat bayar servis hp, apalagi ganti hp atau beli hp baru. Lantas bagaimana kalau laptop ini? Biaya servis mahal, biaya charge laptopnya pun mahal (jikalau) ternyata charge-nya yang rusak.
Ujian hidup begini amat ya. Nabung dari kerja dapet sedikit-sedikit alhasil habis cuma buat perkara beginian. Nabung biar bisa bahagiain diri sendiri jadinya tak bisa. Ah Tuhan, kenapa sih hidup begini amat. Capek.
It's the same day 이렇게 너를 다시 불러보는 잊고 있던 마음들과 이제야 내미는 나의 미련한 진심들 늦어서 미안해
I wish I could have told you that I was born to love you To love you with all my heart 널 향한 심장이 멈춰지지가 않아
Still want you all the time 아직 내 마음속 한켠의 방에 그리움으로 가득 채워 너를 기다려 Need you all the time 아무 말도 전하지 못해 시간속을 헤메이는 나를 미워해
[Verse 2] It's the same night 흐릿한 어느 밤 안개 속에 너를 불러보곤 해 난 또 시간 저편에 빛나던 기억을 떠올려 두 손 꼭 잡았던
I wish I could have told you that I was made to love you To love you with all my heart 망설이다 혼자 삼켰던 말 사랑해
Still want you all the time 아직 내 마음속 한켠의 방에 그리움으로 가득 채워 너를 기다려 Need you all the time 미친 듯이 네게 달려가 두 팔 가득 너를 품고
And I want you to know You're the only reason That I still breathe that I still live And to tell you 사랑했던 나의 진심이 사랑받던 모든 기억이 내 모든 이유 유일한 이유 Mm
Arti dalam Bahasa
Never felt like this Aku tak pernah merasa seperti ini tto eoneusae nan neoui baljauk ttara Tiba-tiba saja aku mengikuti jejak langkahmu georeo gagoisseo Berjalan mengikutimu
ijeotdeon gyejeorui motungieseo Di sudut musim yang telah kulupakan hoksi urineun majuhaesseosseulkka Mungkinkah kita pernah bertemu disana? jamsi tto, meorireul teoreonaebwado Sekali lagi, meski aku sejenak menggelengkan kepalaku ini useumi saeeonagonhae Senyumku ini tetap saja keluar gojangnangeolkka Apakah ada kerusakan pada diriku?
You are the light to my darkness Kau adalah cahaya dalam kegelapanku I just realized it Aku baru menyadarinya yeoreumbam chukje bulkkotdeulcheoreom Seperti kembang api di festival malam musim panas ssodajyeonaeryeo Itu tampak memancar gemerlapan
When you tell me your dreams Saat kau menceritakan mimpimu I don't need a reason Aku tak memerlukan alasan eoneusae neoreul baraboneun naui geurimja Tiba-tiba saja aku melihat bayangan diriku yang memandangmu
I'm staying, staying for a lifetime Aku akan tetap di sini, untuk seumur hidupku I'm staying, staying with you Aku akan tetap di sini, bersamamu Forever and more Selamanya dan lebih lama lagi
I still don't know why Aku masih tak tahu mengapa ireon naui maeumi Perasaan di dalam diriku ini twieonaoryeohae Itu seolah ingin melompat keluar neoreul bolttae Setiap kali aku melihatmu
Are you the same Apakah kau merasakan hal yang sama? neoui haruga ontong gunggeumhae naneun Aku sangat penasaran dengan hari-harimu ireoke maeil Aku selalu seperti ini setiap hari
iyueopsi Tanpa alasan eokkaereul buditchyeowado Meski bahu kita saling bertabrakan useumi saeeonaogonhae Senyumku ini tetap saja keluar gojangnangeolkka Apakah aku sudah rusak adanya?
You are the light to my darkness Kau adalah cahaya dalam kegelapanku I just realized it Aku baru menyadarinya eoduun bamui bulkkotdeulcheoreom Seperti kembang api di festival malam musim panas ssodajyeonaeryeo Itu tampak memancar gemerlapan
When you tell me your dreams Saat kau menceritakan mimpimu I don't need a reason Aku tak butuh alasan itu eoneusae neoreul baraboneun naui geurimja TIba-tiba aku melihat bayangan diriku yang memandangmu
It takes no time to fall into your smile, into your smile Tak perlu berlama-lama buatku untuk jatuh dalam senyummu, ke dalam senyumu I can't help looking at you Aku tak bisa berhenti memandangmu It takes no time to fall into your eyes, into your eyes Tak butuh waktu untuk jatuh ke dalam pandangan matamu, ke dalam pandangan matamu I'm telling you Aku memberitahumu
I'm staying, staying for a lifetime Aku tetap di sini, untuk seumur hidupku I'm staying, staying with you Aku tetap di sini, bersamamu Forever and more Selamanya dan lebih lama lagi
Aku harap kalian baik-baik saja, baik dari segi jiwa maupun raga.
Umm, ga terasa ya sekarang udah ramadhan lagi aja. Begitu cepatnya waktu berlalu. Kenapa ya? It's feel so uyeh. Apakah waktu kita di dunia semakin sempit? And jujurly aku sendiri belum ada merasa siap-siapnya.
Besti menurut kalian, apa sih yang kalian harepin dari ramadhan kali ini? Terus udah persiapan apa aja besti? Hmmm, kalau aku ramadhan kali ini lancar jaya aja sih. Meski g syempurna, like khatam 4 kali, trus duha tanpa kelewat, rowatib tanpa kelewat, tahajjud tanpa kelewat, sedekah tiap hari, dan masih panjang sekali list-nya. Aku akan selow aja menjalani ramadhan kali ini. Bukan selow yang males-males gitu, melainkan selow yang menjalaninya sebisa aku karena ramadhan kali ini selain ngasuh anak toddler aku juga harus kerja. Semoga meski begitu, aku bakal tetep akan dapet malam lailatul qodhar. Aamin.
Kemudian untuk persiapan, selain bersih-bersih mushola aku banyakin minum air mineral sih. Biar engga lemes menghadapi hari-hari. Wkwkwkwk.
Hai dear, Apa kabar? Semoga kamu sehat dan bahagia selalu yah.
So kali ini aku pengen cerita apa yang memenuhi isi kepalaku.
Aku tuh sebenernya penasaran dengan orang yang memiliki anak banyak. Apalagi temen-temenku seumuran yang anaknya dua, bahkan ada yang empat sampai lima.
Salut banget sih aku.
Bayangin aja, ngurus anak 1 aja repot setengah mati. Caci-maki bertubi-tubi tak ada henti. Apalagi dengan 3 atau 5 anak bukan? Bagaimana mereka mengatur kesehatan mental? Bagaimana cara mereka mengatur kondisi badannya? Bagaimana mereka kondisi ekonominya? Apakah mereka semua kaya sehingga selow aja punya anak banyak?
Aku yakin sih mereka cuma bisa bilang "Tenang ada Allah. Tenang anak-anak mah punya rezekinya masing-masing". Aku merasa jikalau mereka cuma bilang gitu, itu tidak benar sih. Baguslah kalau mereka mentalnya sehat terus tanpa ada marah ke anak. Tapi kayaknya mustahil sih.
At the end. Aku cuma bisa menghargai pendapat mereka sih. Hidup hidup mereka. So ya terserah gitu. Daripada memperdebatkan nambah anak atau enggak bikin rame ya kan?
Take it easy.
Jalani hidup sendiri, karena hidup bahagia itu dicipta sendiri.
Wah tak terasa waktu sangat cepat berlalu. Sebenarnya sejak akhir tahun kemarin aku sudah banyak sekali berfikir tentang apa yang sudah aku lakukan? Apa yang harus aku lalukan? Apa yang harus aku capai dan targetkan? Apa yang aku mau?
Aku depresi. Aku beberapa kali merenung kenapa aku menjadi seperti ini. Apa yang aku rasakan adalah "Kenapa aku tidak bahagia? Kenapa aku tidak bahagia dengan memiliki anak? Kenapa aku sangat tertekan?". Sejujurnya aku tak paham sama sekali dengan apa maunya Tuhan kepada diriku. Apa maunya Tuhan menghadirkan anakku, dan suamiku. Rasanya abu-abu.
Sampai akhirnya aku menemukan sebuah ide, "Lebih baik aku bekerja keras menghasilkan uang sehingga bisa membayar asisten untuk menjaga anakku. Sepertinya lebih baik seperti itu. Karena aku sangat-sangat kewalahan dengan anakku. Aku tak bisa hanya menjadi IRT karena aku paham betul, diriku tak begitu menyukai anak-anak."
Aku merasa kagum dan terheran-heran memang, "Kenapa orang-orang punya banyak anak? Apakah mereka bahagia dengan anaknya yang banyak? Apa yang membuatnya bahagia dengan punya banyak anak? Apakah karena karena mereka kuat finansialnya untuk memenuhi semua kebutuhannya tanpa ada drama?
Well. Begitulah awal tahunku yang sangat penuh sesak. Begitulah aku akan menghadapi setahun mendatang. See you.
Ketika kita berbahagia dengan kebahagiaan yang orang peroleh, maka sejatinya kita sedang mengantri untuk kebahagiaan kita sendiri.
Hasad dan dengki adalah bukan masalah akhlak, tetapi masalah akidah. Dimana aqidah merupakan akar atau pokok Agama, sedangkan Akhlak merupakan sikap hidup atau kepribadian manusia dalam menjalankan sistem kehidupannya yang dilandasi oleh Aqidah yang kokoh.Dengan kata lain, Akhlak merupakan manifestasi dari keimanan (Aqidah).
Pagi ini saya tetiba saja bisa mendengarkan ceramah tentang rezeki, kadang saya bertanya-tanya bagaimana cara saya membuka pintu rezeki yang begitu luas sehingga tak penat memikirkan kebutuhan sehari-hari, tak penat manakala ada keluarga yang memerlukan bantuan finansial.
Dalam ceramahnya Ustadz Luqmanulhakim, Rezeki itu ada tiga;
Apa yang kau makan.
Apa yang kau kenakan.
Apa yang kau berikan kepada orang lain.
Porsi presentase urutan ketiga hal tersebut adalah jari kita dilihat dari jari kelingking, apa yang kita makan adalah yang paling sedikit porsinya, kemudian membesar ketika diberikan kepada orang lain. Karena yang sederhana dalam Islam adalah sikap.
Seorang muslim itu wajib bersih, rapi, dan wangi. Apalagi ketika mau beribadah. Subuh-subuh sudah mandi, sudah wangi. Ikhlas itu software, sederhana itu adalah akhlaknya.
Allah itu tidak butuh puasa kita, sedekah kita, infaq kita. Kitalah yang butuh sedekah dan infaq untuk menyelamatkan diri dari siksa kubur dan akhirat, maka kita harus memberikan yang terbaik. Sedekah badai ; banyak, diam-diam dan ikhlas.
Beberapa hari ini ada beberapa hal yang membuatku merenung dan akhirnya memutuskan tindakan apa yang kedepannya akan aku ambil. Tidak sekali dua kali memang hal serupa terjadi, hanya saja aku lebih sering memaklumi. Entah apakah karena aku naif atau terlalu baik kepada orang lain.
Jadi ada kegiatan bersama yang diadakan di komplek perumahanku. Kebetulan aku sebagai koordinir kegiatan ini. Kegiatan ini adalah arisan bersama, yang notabene ini sudah masuk kloter ke-2.
Minggu ini alhamdulillah aku yang dapet arisan. Ada seorang anggota yang belum membayar dan membuatku tercengang ketika membaca WA-nya. Di hari pertama aku mengingatkan beliau bilang "Maaf lupa, sekarang sedang pergi. Nanti malam kalau pulang akan diantarkan uang arisannya." Aku masih memaklumi, barangkali memang begitu. Di lain hari, yang membuatku tercengang adalah beliau ini bilang, "Kalau misalnya butuh banget uangnya diambil ke rumah saja." Wahhh tak habis pikir aku.
Bukankah ketika sudah memutuskan mengikuti suatu hal, hal itu menjadi tanggungjawab personal? Bukan malah merendahkan orang lain dong mestinya. Loh sekarang gini, sedari awal sudah ditentukan kocokan arisan di hari apa, dan koordinator sendiri dengan senang hati loh menerima titipan di luar hari titipan. Apakah itu salah koordinator jikalau beliau telat membayar? Kalau kamu yang dapet hasil arisan nih, mau engga sih yang harusnya menerima arisan tetapi harus tertunda dan tak bisa menggunakan dengan segera arisannya hanya karena ada yang belum bayar arisan? Apakah koordinator yang harus nombokin dulu? Ya enggaklah. Itu kan tanggungjawab masing-masing peserta arisan kan?
So dari kejadian ini, kita jadi tahu dan paham sih bagaimana harus bersikap dan menilai orang. Betul? Cukup tahu saja. Setidaknya aku bersyukur, semoga sikapku dan sifatku baik-baik saja sehingga tidak menyakiti orang lain.