Hai, assalamu'alaikum.
"Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi."
(Penggalan QS. Ar Ra'd : 17)
Hai, assalamu'alaikum.
Hai dear,
Apa kabar?
Semoga kamu sehat dan bahagia selalu yah.
So kali ini aku pengen cerita apa yang memenuhi isi kepalaku.
Salut banget sih aku.
Hai dear.
Assalamu'alaikum.
Apa kabar?
Wah tak terasa waktu sangat cepat berlalu. Sebenarnya sejak akhir tahun kemarin aku sudah banyak sekali berfikir tentang apa yang sudah aku lakukan? Apa yang harus aku lalukan? Apa yang harus aku capai dan targetkan? Apa yang aku mau?
Aku depresi. Aku beberapa kali merenung kenapa aku menjadi seperti ini. Apa yang aku rasakan adalah "Kenapa aku tidak bahagia? Kenapa aku tidak bahagia dengan memiliki anak? Kenapa aku sangat tertekan?". Sejujurnya aku tak paham sama sekali dengan apa maunya Tuhan kepada diriku. Apa maunya Tuhan menghadirkan anakku, dan suamiku. Rasanya abu-abu.
Sampai akhirnya aku menemukan sebuah ide, "Lebih baik aku bekerja keras menghasilkan uang sehingga bisa membayar asisten untuk menjaga anakku. Sepertinya lebih baik seperti itu. Karena aku sangat-sangat kewalahan dengan anakku. Aku tak bisa hanya menjadi IRT karena aku paham betul, diriku tak begitu menyukai anak-anak."
Aku merasa kagum dan terheran-heran memang, "Kenapa orang-orang punya banyak anak? Apakah mereka bahagia dengan anaknya yang banyak? Apa yang membuatnya bahagia dengan punya banyak anak? Apakah karena karena mereka kuat finansialnya untuk memenuhi semua kebutuhannya tanpa ada drama?
Well.
Begitulah awal tahunku yang sangat penuh sesak.
Begitulah aku akan menghadapi setahun mendatang.
See you.
Ketika kita berbahagia dengan kebahagiaan yang orang peroleh, maka sejatinya kita sedang mengantri untuk kebahagiaan kita sendiri.
Hasad dan dengki adalah bukan masalah akhlak, tetapi masalah akidah. Dimana aqidah merupakan akar atau pokok Agama, sedangkan Akhlak merupakan sikap hidup atau kepribadian manusia dalam menjalankan sistem kehidupannya yang dilandasi oleh Aqidah yang kokoh.Dengan kata lain, Akhlak merupakan manifestasi dari keimanan (Aqidah).
Assalamu'alaikum.
Pagi ini saya tetiba saja bisa mendengarkan ceramah tentang rezeki, kadang saya bertanya-tanya bagaimana cara saya membuka pintu rezeki yang begitu luas sehingga tak penat memikirkan kebutuhan sehari-hari, tak penat manakala ada keluarga yang memerlukan bantuan finansial.
Dalam ceramahnya Ustadz Luqmanulhakim, Rezeki itu ada tiga;
- Apa yang kau makan.
- Apa yang kau kenakan.
- Apa yang kau berikan kepada orang lain.
Assalamu'alaikum.
Beberapa hari ini ada beberapa hal yang membuatku merenung dan akhirnya memutuskan tindakan apa yang kedepannya akan aku ambil. Tidak sekali dua kali memang hal serupa terjadi, hanya saja aku lebih sering memaklumi. Entah apakah karena aku naif atau terlalu baik kepada orang lain.
Jadi ada kegiatan bersama yang diadakan di komplek perumahanku. Kebetulan aku sebagai koordinir kegiatan ini. Kegiatan ini adalah arisan bersama, yang notabene ini sudah masuk kloter ke-2.
Minggu ini alhamdulillah aku yang dapet arisan. Ada seorang anggota yang belum membayar dan membuatku tercengang ketika membaca WA-nya. Di hari pertama aku mengingatkan beliau bilang "Maaf lupa, sekarang sedang pergi. Nanti malam kalau pulang akan diantarkan uang arisannya." Aku masih memaklumi, barangkali memang begitu. Di lain hari, yang membuatku tercengang adalah beliau ini bilang, "Kalau misalnya butuh banget uangnya diambil ke rumah saja." Wahhh tak habis pikir aku.
Bukankah ketika sudah memutuskan mengikuti suatu hal, hal itu menjadi tanggungjawab personal? Bukan malah merendahkan orang lain dong mestinya. Loh sekarang gini, sedari awal sudah ditentukan kocokan arisan di hari apa, dan koordinator sendiri dengan senang hati loh menerima titipan di luar hari titipan. Apakah itu salah koordinator jikalau beliau telat membayar? Kalau kamu yang dapet hasil arisan nih, mau engga sih yang harusnya menerima arisan tetapi harus tertunda dan tak bisa menggunakan dengan segera arisannya hanya karena ada yang belum bayar arisan? Apakah koordinator yang harus nombokin dulu? Ya enggaklah. Itu kan tanggungjawab masing-masing peserta arisan kan?
So dari kejadian ini, kita jadi tahu dan paham sih bagaimana harus bersikap dan menilai orang. Betul? Cukup tahu saja. Setidaknya aku bersyukur, semoga sikapku dan sifatku baik-baik saja sehingga tidak menyakiti orang lain.
Banyak dari kita sering menyerah dalam hidup karena hidup terlalu berat atau karena sudah tidak ada tujuan dalam hidup.
Karenanya kita dibuat lalai, bahwa di atas sana ada dzat yang sangat besar dan nyata sebagai tempat kita bersandar.
-
Cara mengetuk pintu langit;
- Perbaiki Shalat dan Lakukan Tepat Waktu.
- Tidak Tidur setelah Shalat Shubuh.
- Membaca Alquran sebelum matahari terbit dan setelah matahari tenggelam (subuh dan maghrib).
- Shalat Dhuha dan Tahajjud setiap hari.
- Membaca Al-waqiah setiap hari ditambah dua ayat terakhir Al-baqarah saat mau tidur.
- Sholawat kepada Nabi Muhammad.
- Bangun di waktu sahur ditambah sedekah subuh.
- Setiap ingin beraktivitas sehari-hari baca doa Nabi Musa.
Apa kabar semua? Semoga sehat selalu dan bahagia selalu yah. Kalau misalnya dalam kondisi yang kurang baik, mood-nya kurang boleh lah kita cerita-cerita yah. Boleh banget loh kalau butuh tempat sampah buat temen-temen. Cuss DM ke instagram saya, @nithairas okey?
Hmmm.
Jadi saya mau buka PO untuk dress satin nih teman-teman. Harganya 135.000, bahannya satin premium yang pasti adem dan tidak nerawang. Untuk pilihan warna temen-temen bisa request maunya warna apa. belum termasuk ongkir yah. Kalau mau order bisa langsung kepo ke instagram yah.
Semoga ada yang berminat pesan, semoga launching produk pertama ini sukses.
Hand made with love.
Terima kasih semua.
Alhamdulillah.
Beberapa waktu lalu setelah lebaran teman kuliah berkunjung ke rumah, mereka dari Bandung. Siapa sangka teman kuliah yang kenal melalui acara sosial alhamdulillah masih bisa saling silaturahmi meski tidak setiap saat. Alhamdulillah.
Salut sih gue dengan mereka, apalagi sama istri Hamdan ini. Dia tergolong wanita yang nikah muda, di saat yang sama dia harus mendidik 3 anak di usia yang terbilang berdekatan. Wow sih. Tapi yang jelas, bahwa mereka ini menurut gue untungnya bisa saling kerja sama dalam berkeluarga.
At the end. Gue merasa sangat bersyukur, ada nama gue di hati temen gue.
1. Meningkatkan sholat
Bertambahnya amalan sholat selain sholat wajib. Yaitu ;
- Sholat rawatib 12 rakaat, Sholat rawatib antara lain : 2 sebelum subuh, 4 rakaat sebelum dhuhur, 2 rakaat setelah dhuhur, 2 setelah maghrib, 2 rakaat setelah isya.
- Sholat mutlakSholat yang berdampingan dengan sholat fardhu dan tidak mempengaruhi sholat fardhu. Antara lain : 4 rakaat sebelum ashar, Sholat diantara adzan dan iqomah, sholat masuk masjid, sholat dhuha ( awal dhuha yaitu 1.5jam setelah subuh / sholat suruk, pertengahan dhuha antara jam9 dan jam10, akhir dhuha antara jam10 dan jam11), sholat witir, dan sholat tahajud.
2. Berinteraksi dengan Al Quran
Banyak-banyak baca Al Quran. Baik membaca Al Quran tanpa maknanya ataupun mempelajari makna dari masing-masing ayat Al Quran.
3. Infaq
Mensuport atau membuat anggaran yang disiapkan untuk ramadhan.
Assalamu'alaikum,
Rasanya baru kemarin gue pulang kerja kantor Jakarta. Tiap minggu main ngumpul bareng temen-temen di tempat kerja Om DC. Oh ternyata itu sekitaran tahun 2015? Karena gue mulai di Jakarta tahun itu. Sekedar nebeng internet, makan bareng, nonton bareng dan gue masih wira-wiri sama motor vario merah gue. Oh god, sudah selama itu bersama gue.
Again waktu begitu cepat berlalu, mungkin karena kita masing-masing sudah sibuk dengan kehidupan masing-masing. Duka dan bahagia masing-masing. Sering dan berkali-kali gue rindu dengan masa itu. Hanya saja gue lebih sering diam dan mengamati diam-diam bagaimana keadaan mereka.
Kini gue paham kenapa "Silaturahmi dapat memanjangkan umur", menurut gue "silaturahmi" di sini bukan karena tambahan waktu yang diberi Tuhan karena sejatinya waktu sudah ditentukan sejak dulu. Tapi penghayatan tentang bagaimana kita "Ingin hidup" di dunia ini yang lebih lama. Entah sudah berapa lama waktu yang gue buang hanya karena merasa "Sendiri" dan "Tidak ada alasan lagi" untuk hidup di dunia ini, jenuh dan lelah setiap hari. Akhirnya gue sendiri paham makna "Silaturahmi".
Duh dasar gue, ga bisa berkata-kata apalagi berucap panjang lebar. Gue cuma bisa berdoa, "Oh Allah terima kasih. Terima kasih bahwa engkau menghadirkan teman-teman ini, semoga engkau menganugerahkan bahagia dan kesehatan selalu, rezeki yang semakin luas. Kecukupan dan keberkahan harta untuk kami semua. Aamin."

















