"Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi."
(Penggalan QS. Ar Ra'd : 17)
It's the same day
이렇게 너를
다시 불러보는
잊고 있던 마음들과
이제야 내미는
나의 미련한 진심들
늦어서 미안해
I wish I could have told you that
I was born to love you
To love you with all my heart
널 향한 심장이 멈춰지지가 않아
Still want you all the time
아직 내 마음속 한켠의 방에
그리움으로 가득 채워
너를 기다려
Need you all the time
아무 말도 전하지 못해
시간속을 헤메이는
나를 미워해
[Verse 2]
It's the same night
흐릿한 어느 밤 안개 속에 너를
불러보곤 해 난 또
시간 저편에 빛나던
기억을 떠올려
두 손 꼭 잡았던
I wish I could have told you that
I was made to love you
To love you with all my heart
망설이다 혼자 삼켰던 말 사랑해
Still want you all the time
아직 내 마음속 한켠의 방에
그리움으로 가득 채워
너를 기다려
Need you all the time
미친 듯이 네게 달려가
두 팔 가득 너를 품고
And I want you to know
You're the only reason
That I still breathe that I still live
And to tell you
사랑했던 나의 진심이
사랑받던 모든 기억이
내 모든 이유
유일한 이유
Mm
Never felt like this
Aku tak pernah merasa seperti ini
tto eoneusae nan neoui baljauk ttara
Tiba-tiba saja aku mengikuti jejak langkahmu
georeo gagoisseo
Berjalan mengikutimu
ijeotdeon gyejeorui motungieseo
Di sudut musim yang telah kulupakan
hoksi urineun majuhaesseosseulkka
Mungkinkah kita pernah bertemu disana?
jamsi tto, meorireul teoreonaebwado
Sekali lagi, meski aku sejenak menggelengkan kepalaku ini
useumi saeeonagonhae
Senyumku ini tetap saja keluar
gojangnangeolkka
Apakah ada kerusakan pada diriku?
You are the light to my darkness
Kau adalah cahaya dalam kegelapanku
I just realized it
Aku baru menyadarinya
yeoreumbam chukje bulkkotdeulcheoreom
Seperti kembang api di festival malam musim panas
ssodajyeonaeryeo
Itu tampak memancar gemerlapan
When you tell me your dreams
Saat kau menceritakan mimpimu
I don't need a reason
Aku tak memerlukan alasan
eoneusae neoreul baraboneun naui geurimja
Tiba-tiba saja aku melihat bayangan diriku yang memandangmu
I'm staying, staying for a lifetime
Aku akan tetap di sini, untuk seumur hidupku
I'm staying, staying with you
Aku akan tetap di sini, bersamamu
Forever and more
Selamanya dan lebih lama lagi
I still don't know why
Aku masih tak tahu mengapa
ireon naui maeumi
Perasaan di dalam diriku ini
twieonaoryeohae
Itu seolah ingin melompat keluar
neoreul bolttae
Setiap kali aku melihatmu
Are you the same
Apakah kau merasakan hal yang sama?
neoui haruga ontong gunggeumhae naneun
Aku sangat penasaran dengan hari-harimu
ireoke maeil
Aku selalu seperti ini setiap hari
iyueopsi
Tanpa alasan
eokkaereul buditchyeowado
Meski bahu kita saling bertabrakan
useumi saeeonaogonhae
Senyumku ini tetap saja keluar
gojangnangeolkka
Apakah aku sudah rusak adanya?
You are the light to my darkness
Kau adalah cahaya dalam kegelapanku
I just realized it
Aku baru menyadarinya
eoduun bamui bulkkotdeulcheoreom
Seperti kembang api di festival malam musim panas
ssodajyeonaeryeo
Itu tampak memancar gemerlapan
When you tell me your dreams
Saat kau menceritakan mimpimu
I don't need a reason
Aku tak butuh alasan itu
eoneusae neoreul baraboneun naui geurimja
TIba-tiba aku melihat bayangan diriku yang memandangmu
It takes no time to fall into your smile, into your smile
Tak perlu berlama-lama buatku untuk jatuh dalam senyummu, ke dalam senyumu
I can't help looking at you
Aku tak bisa berhenti memandangmu
It takes no time to fall into your eyes, into your eyes
Tak butuh waktu untuk jatuh ke dalam pandangan matamu, ke dalam pandangan matamu
I'm telling you
Aku memberitahumu
I'm staying, staying for a lifetime
Aku tetap di sini, untuk seumur hidupku
I'm staying, staying with you
Aku tetap di sini, bersamamu
Forever and more
Selamanya dan lebih lama lagi
Hai, assalamu'alaikum.
Hai dear,
Apa kabar?
Semoga kamu sehat dan bahagia selalu yah.
So kali ini aku pengen cerita apa yang memenuhi isi kepalaku.
Salut banget sih aku.
Hai dear.
Assalamu'alaikum.
Apa kabar?
Wah tak terasa waktu sangat cepat berlalu. Sebenarnya sejak akhir tahun kemarin aku sudah banyak sekali berfikir tentang apa yang sudah aku lakukan? Apa yang harus aku lalukan? Apa yang harus aku capai dan targetkan? Apa yang aku mau?
Aku depresi. Aku beberapa kali merenung kenapa aku menjadi seperti ini. Apa yang aku rasakan adalah "Kenapa aku tidak bahagia? Kenapa aku tidak bahagia dengan memiliki anak? Kenapa aku sangat tertekan?". Sejujurnya aku tak paham sama sekali dengan apa maunya Tuhan kepada diriku. Apa maunya Tuhan menghadirkan anakku, dan suamiku. Rasanya abu-abu.
Sampai akhirnya aku menemukan sebuah ide, "Lebih baik aku bekerja keras menghasilkan uang sehingga bisa membayar asisten untuk menjaga anakku. Sepertinya lebih baik seperti itu. Karena aku sangat-sangat kewalahan dengan anakku. Aku tak bisa hanya menjadi IRT karena aku paham betul, diriku tak begitu menyukai anak-anak."
Aku merasa kagum dan terheran-heran memang, "Kenapa orang-orang punya banyak anak? Apakah mereka bahagia dengan anaknya yang banyak? Apa yang membuatnya bahagia dengan punya banyak anak? Apakah karena karena mereka kuat finansialnya untuk memenuhi semua kebutuhannya tanpa ada drama?
Well.
Begitulah awal tahunku yang sangat penuh sesak.
Begitulah aku akan menghadapi setahun mendatang.
See you.
Ketika kita berbahagia dengan kebahagiaan yang orang peroleh, maka sejatinya kita sedang mengantri untuk kebahagiaan kita sendiri.
Hasad dan dengki adalah bukan masalah akhlak, tetapi masalah akidah. Dimana aqidah merupakan akar atau pokok Agama, sedangkan Akhlak merupakan sikap hidup atau kepribadian manusia dalam menjalankan sistem kehidupannya yang dilandasi oleh Aqidah yang kokoh.Dengan kata lain, Akhlak merupakan manifestasi dari keimanan (Aqidah).
Assalamu'alaikum.
Pagi ini saya tetiba saja bisa mendengarkan ceramah tentang rezeki, kadang saya bertanya-tanya bagaimana cara saya membuka pintu rezeki yang begitu luas sehingga tak penat memikirkan kebutuhan sehari-hari, tak penat manakala ada keluarga yang memerlukan bantuan finansial.
Dalam ceramahnya Ustadz Luqmanulhakim, Rezeki itu ada tiga;
- Apa yang kau makan.
- Apa yang kau kenakan.
- Apa yang kau berikan kepada orang lain.
Assalamu'alaikum.
Beberapa hari ini ada beberapa hal yang membuatku merenung dan akhirnya memutuskan tindakan apa yang kedepannya akan aku ambil. Tidak sekali dua kali memang hal serupa terjadi, hanya saja aku lebih sering memaklumi. Entah apakah karena aku naif atau terlalu baik kepada orang lain.
Jadi ada kegiatan bersama yang diadakan di komplek perumahanku. Kebetulan aku sebagai koordinir kegiatan ini. Kegiatan ini adalah arisan bersama, yang notabene ini sudah masuk kloter ke-2.
Minggu ini alhamdulillah aku yang dapet arisan. Ada seorang anggota yang belum membayar dan membuatku tercengang ketika membaca WA-nya. Di hari pertama aku mengingatkan beliau bilang "Maaf lupa, sekarang sedang pergi. Nanti malam kalau pulang akan diantarkan uang arisannya." Aku masih memaklumi, barangkali memang begitu. Di lain hari, yang membuatku tercengang adalah beliau ini bilang, "Kalau misalnya butuh banget uangnya diambil ke rumah saja." Wahhh tak habis pikir aku.
Bukankah ketika sudah memutuskan mengikuti suatu hal, hal itu menjadi tanggungjawab personal? Bukan malah merendahkan orang lain dong mestinya. Loh sekarang gini, sedari awal sudah ditentukan kocokan arisan di hari apa, dan koordinator sendiri dengan senang hati loh menerima titipan di luar hari titipan. Apakah itu salah koordinator jikalau beliau telat membayar? Kalau kamu yang dapet hasil arisan nih, mau engga sih yang harusnya menerima arisan tetapi harus tertunda dan tak bisa menggunakan dengan segera arisannya hanya karena ada yang belum bayar arisan? Apakah koordinator yang harus nombokin dulu? Ya enggaklah. Itu kan tanggungjawab masing-masing peserta arisan kan?
So dari kejadian ini, kita jadi tahu dan paham sih bagaimana harus bersikap dan menilai orang. Betul? Cukup tahu saja. Setidaknya aku bersyukur, semoga sikapku dan sifatku baik-baik saja sehingga tidak menyakiti orang lain.
Banyak dari kita sering menyerah dalam hidup karena hidup terlalu berat atau karena sudah tidak ada tujuan dalam hidup.
Karenanya kita dibuat lalai, bahwa di atas sana ada dzat yang sangat besar dan nyata sebagai tempat kita bersandar.
-
Cara mengetuk pintu langit;
- Perbaiki Shalat dan Lakukan Tepat Waktu.
- Tidak Tidur setelah Shalat Shubuh.
- Membaca Alquran sebelum matahari terbit dan setelah matahari tenggelam (subuh dan maghrib).
- Shalat Dhuha dan Tahajjud setiap hari.
- Membaca Al-waqiah setiap hari ditambah dua ayat terakhir Al-baqarah saat mau tidur.
- Sholawat kepada Nabi Muhammad.
- Bangun di waktu sahur ditambah sedekah subuh.
- Setiap ingin beraktivitas sehari-hari baca doa Nabi Musa.
Apa kabar semua? Semoga sehat selalu dan bahagia selalu yah. Kalau misalnya dalam kondisi yang kurang baik, mood-nya kurang boleh lah kita cerita-cerita yah. Boleh banget loh kalau butuh tempat sampah buat temen-temen. Cuss DM ke instagram saya, @nithairas okey?
Hmmm.
Jadi saya mau buka PO untuk dress satin nih teman-teman. Harganya 135.000, bahannya satin premium yang pasti adem dan tidak nerawang. Untuk pilihan warna temen-temen bisa request maunya warna apa. belum termasuk ongkir yah. Kalau mau order bisa langsung kepo ke instagram yah.
Semoga ada yang berminat pesan, semoga launching produk pertama ini sukses.
Hand made with love.
Terima kasih semua.
Alhamdulillah.
Beberapa waktu lalu setelah lebaran teman kuliah berkunjung ke rumah, mereka dari Bandung. Siapa sangka teman kuliah yang kenal melalui acara sosial alhamdulillah masih bisa saling silaturahmi meski tidak setiap saat. Alhamdulillah.
Salut sih gue dengan mereka, apalagi sama istri Hamdan ini. Dia tergolong wanita yang nikah muda, di saat yang sama dia harus mendidik 3 anak di usia yang terbilang berdekatan. Wow sih. Tapi yang jelas, bahwa mereka ini menurut gue untungnya bisa saling kerja sama dalam berkeluarga.
At the end. Gue merasa sangat bersyukur, ada nama gue di hati temen gue.















