"Adapun buih, akan hilang sebagai sesuatu yang tidak gunanya; tetapi yang bermanfaat bagi manusia, akan tetap ada di bumi."
(Penggalan QS. Ar Ra'd : 17)
Alhamdulillah.
Beberapa waktu lalu setelah lebaran teman kuliah berkunjung ke rumah, mereka dari Bandung. Siapa sangka teman kuliah yang kenal melalui acara sosial alhamdulillah masih bisa saling silaturahmi meski tidak setiap saat. Alhamdulillah.
Salut sih gue dengan mereka, apalagi sama istri Hamdan ini. Dia tergolong wanita yang nikah muda, di saat yang sama dia harus mendidik 3 anak di usia yang terbilang berdekatan. Wow sih. Tapi yang jelas, bahwa mereka ini menurut gue untungnya bisa saling kerja sama dalam berkeluarga.
At the end. Gue merasa sangat bersyukur, ada nama gue di hati temen gue.
1. Meningkatkan sholat
Bertambahnya amalan sholat selain sholat wajib. Yaitu ;
- Sholat rawatib 12 rakaat, Sholat rawatib antara lain : 2 sebelum subuh, 4 rakaat sebelum dhuhur, 2 rakaat setelah dhuhur, 2 setelah maghrib, 2 rakaat setelah isya.
- Sholat mutlakSholat yang berdampingan dengan sholat fardhu dan tidak mempengaruhi sholat fardhu. Antara lain : 4 rakaat sebelum ashar, Sholat diantara adzan dan iqomah, sholat masuk masjid, sholat dhuha ( awal dhuha yaitu 1.5jam setelah subuh / sholat suruk, pertengahan dhuha antara jam9 dan jam10, akhir dhuha antara jam10 dan jam11), sholat witir, dan sholat tahajud.
2. Berinteraksi dengan Al Quran
Banyak-banyak baca Al Quran. Baik membaca Al Quran tanpa maknanya ataupun mempelajari makna dari masing-masing ayat Al Quran.
3. Infaq
Mensuport atau membuat anggaran yang disiapkan untuk ramadhan.
Assalamu'alaikum,
Rasanya baru kemarin gue pulang kerja kantor Jakarta. Tiap minggu main ngumpul bareng temen-temen di tempat kerja Om DC. Oh ternyata itu sekitaran tahun 2015? Karena gue mulai di Jakarta tahun itu. Sekedar nebeng internet, makan bareng, nonton bareng dan gue masih wira-wiri sama motor vario merah gue. Oh god, sudah selama itu bersama gue.
Again waktu begitu cepat berlalu, mungkin karena kita masing-masing sudah sibuk dengan kehidupan masing-masing. Duka dan bahagia masing-masing. Sering dan berkali-kali gue rindu dengan masa itu. Hanya saja gue lebih sering diam dan mengamati diam-diam bagaimana keadaan mereka.
Kini gue paham kenapa "Silaturahmi dapat memanjangkan umur", menurut gue "silaturahmi" di sini bukan karena tambahan waktu yang diberi Tuhan karena sejatinya waktu sudah ditentukan sejak dulu. Tapi penghayatan tentang bagaimana kita "Ingin hidup" di dunia ini yang lebih lama. Entah sudah berapa lama waktu yang gue buang hanya karena merasa "Sendiri" dan "Tidak ada alasan lagi" untuk hidup di dunia ini, jenuh dan lelah setiap hari. Akhirnya gue sendiri paham makna "Silaturahmi".
Duh dasar gue, ga bisa berkata-kata apalagi berucap panjang lebar. Gue cuma bisa berdoa, "Oh Allah terima kasih. Terima kasih bahwa engkau menghadirkan teman-teman ini, semoga engkau menganugerahkan bahagia dan kesehatan selalu, rezeki yang semakin luas. Kecukupan dan keberkahan harta untuk kami semua. Aamin."
Hai, assalamu'alaikum.
Kebetulan beberapa waktu lalu gue nonton variety korea dengan judul "All The Buttlers Eps 245". Kali ini masternya adalah Joo Eon Kyu yang merupakan seorang produser dengan kekayaan yang luar biasa.
Para member "All The Buttlers" belajar mengenai tips penting hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar menjadi kaya. Namun di sini gue akan membahas bagaimana Joo Eon Kyu mengajarkan pendidikan keuangan kepada anaknya yang masih kecil.
Joo Eon Kyu mengajarkan anak untuk membagi 4 pos keuangan. 4 Pos keuangan yang dipelajari anak-anak antara lain :
- InvestasiInvestasi merupakan pos yang digunakan untuk pengeluaran yang bersifat peningkatan skill maupun ilmu pengetahuan. Selain itu investasi bisa juga sebagai suatu "target" yang ingin dicapai. Dana pada pos ini digunakan misalnya untuk buku, online class, bimbel atau kursus dan sebagainya.
- TabunganTabungan merupakan pos yang digunakan untuk membeli barang yang bersifat taktis (direncanakan). Selain itu tabungan bisa digunakan untuk memenuhi pengeluaran kejadian tidak terduga misalnya sakit, pengeluaran akibat kejadian alam, dan lain sebagainya.
- Konsumsi
Konsumsi merupakan pos yang digunakan untuk pengeluaran kesenangan, waktu luang maupun hiburan. Konsumsi ini bisa digunakan untuk pengeluaran sehari-hari. - Donasi/SosialPos donasi atau dana sosial ini merupakan pos yang digunakan untuk orang lain. Bisa dalam bentuk sedekah/donasi, meminjamkan uang maupun membelikan orang lain sesuatu.
Hai dear,
How are you? I hope that you are always good.
Akhir-akhir ini hidup gue terasa memberat. Gue ga tau musti ngapain lagi selain tetap menjalani hari. Ingin rasanya marah-marah, ingin rasanya menyerah tapi ga bisa. Kalian tau kan? Mau menyerah tapi sulitnya minta ampun.
Gue sungguh tak paham apa yang menjadi keinginan Tuhan memberi pilihan hidup yang masing-masing ada ujiannya. Meski gue tahu kalau misalnya hal A, B, C berdosa. Tapi kenapa Tuhan memberikan izin untuk kita melakukan hal itu. Kalaulah Tuhan bersikeras agar kita taat, kenapa di saat kita membutuhkan jalan Tuhan tak memberikan jalan keluar yang akhirnya kita melakukan hal berdosa? Adil kah? Jikalau nanti aku disalahkan atas sikap yang aku ambil ini, aku mohon ampuni aku. Aku begini bukan semata-mata membangkang kepada-Mu, hanya saja aku melakukannya karena aku butuh untuk menyelesaikan suatu urusan di mana aku tak bisa menunduk kepada orang lain.
Tuhan aku mohon kepadamu, berikanlah jalan dan berikan secercah harapan untukku agar aku tak berpaling dan berkhianat kepada-Mu. Agar aku tetap menjadi hamba yang baik.
Hai blog.
Long time no see. Jujurly gue bingung mau nulis apa. Sebenarnya banyak yang ingin gue tulis, namun karna sekarang kegiatan makin banyak karena selain punya buntut special gue juga bekerja sebagai Penjahit di rumah.
Siapa yang jujur dengan cita-citanya, maka Allah akan mewujudkan cita-cita itu.
Gue akhirnya kini punya mimpi lagi, setelah beberapa tahun lalu gue bermimpi pegawai kantoran yang punya jabatan tinggi, harta melimpah sehingga bisa bersedekah lebih banyak dan memberi lebih banyak telah kandas lantaran gue hamil dan akhirnya punya anak.
Sebenarnya sejak tahun lalu gue sudah mulai bermimpi lagi, mimpi gue "Baju yang gue jahit kepake banyak orang, baju yang gue jahit bisa bawa gue umroh dan haji serta bawa gue ke Surga". Tinggi banget ya mimpinya? Ga papa, karena gue kalau ga bermimpi kayaknya ga punya alasan untuk hidup.
Ternyata jalan untuk meraih mimpi ini ga mudah ya. Gue harus banyak belajar, banyak berlatih, manage waktu, dan masih panjang banget list-nya. Parahnya di awal tahun ini, gue dibohongin orang. Embel-embel sok agamis dengan meminta bantuan, dia belum bayar uang gue sebesar 2,2juta. Mungkin bagi sebagaian orang 2,2juta mah kecil, anggep aja sedekah. But for gue? No this is not that small. Suami gue juga nabung lama, gue sendiri harus ngumpulin recehan tiap hari dari jahit buat uang sebesar itu. Then saat gue sudah berusaha buat mendapatkan hak gue atas uang itu namun tak ada harapan lagi, akhirnya gue cuma bisa minta maaf ke suami gue. Gue sangat-sangat berharap kalau dia akan legowo dan tidak merasa dikhianati oleh gue.
Hadapi masalah ini hari demi hari, kalau masih ga kuat jam demi jam. Kalau masih ga kuat menit demi, kalau masih ga kuat detik demi detik, kalau masih tetap ga kuat maka biarkan ia Nafas Demi Nafas.
Masalah yang ku hadapi ini bertumpuk demi tumpuk, hingga rasanya ingin mengambil jalan pintas. Sayangnya gue takut dengan siksa kubur, apalagi neraka. Jadi kini yang gue lakukan "Nafas demi nafas", jika semua yang terjadi ini memang kehendak Tuhan maka gue yakin bahwa skenario Tuhan jauh lebih baik meskipun seringnya menyayat-nyayat terlebih dahulu agar bisa tersenyum.
Duh maaf kalau Ngalor-ngidul.
Intinya, gue di Tahun ini dan kedepannya berharap menjadi manusia lebih baik dan lebih bermanfaat dengan segudang mimpi. Kalaulah saat ini ada beberapa sikap gue yang salah, gue yakin bisa perbaiki. Aamiin.
Assalamu'alaikum.
Belakangan ini tubuh saya meronta-ronta kesakitan, bahkan setelah dipijatpun badan rasanya tak kunjuk membaik.
Akhirnya pagi ini saya memutuskan untuk olahraga ringan dengan bermodal instruktur youtube. Olahraga yang saya ikuti senam 30 menit dan lanjut yoga 10 menit.
Demikian kisah saya pagi ini. See you later teman-teman.
Assalamu'alaikum.
Sedih banget beberapa hari anak saya susah sekali makan. Sudah diberi vitamin penambah nafsu makan tetap saja lari kalau mau disuapin.
Akhirnya beberapa hari lalu, saya memberi anak saya madu dari Ummu Balqis (BF-NaturoBee).
Assalamu'alaikum.
Selamat menunaikan ibadah Ramadhan 1443H. Semoga ibadahnya berkah. Aamiin.
Sudah sejak lama sebenarnya saya belajar keseharian Rasulullah, terutama dalam bahasan makanan. Jadi intinya kembali ke alam. Good food and good processing. Saya sendiri sebenarnya lupa-lupa ingat kalau menerapkan konsep makan dan makanan dari rasulullah. Ya mau gimana lagi ya saya hanya manusia biasa yang mudah tergiur dengan bakso, fried chicken, apalagi burger dan minuman-minuman campuran kopi. Hahaha.
So di bulan ramadhan ini saya mencoba berikhtiar untuk memperbaiki pola makan. Demi kesehatan untuk lebih baik dan agar tidak boyokan lagi.
Kebetulan di bulan puasa ini saya memilih berbuka dengan es Seleros dari Ummu Balqis selain menggunakan air putih. Rasanya seger banget dan sangat menenangkan perut.
Seleros madu ini berbahan Seledri, Lemon, Rosella dan Madu. Klaimnya seleros ini tinggi anti oksidan, tinggi vitamin C, alkaloid alami yang baik untuk menjaga stamina, kecantikan kulit dan keseimbangan hormon. Bisa diminum untuk pria maupun wanita, bumil, busui, anak-anak diatas 1 tahun, ataupun yang sedang ikhtiar promil dikarenakan hormon yang tidak seimbang.
Harga resmi setiap satu pack seleros ini Rp 45.000 dengan isi 5 sachet. Sangat worth it sebenarnya. Hanya saja saya masih berharap seandainya seleros ini masih bisa lebih murah. Karena saya sendiri bukan dari kalangan atas. Jadi untuk menyisihkan anggaran rutin setiap hari untuk seleros ini masih empot-empotan juga.
Saya pribadi tidak berani memberikan feedback seperti klaimnya "kecantikan kulit, keseimbangan hormon". Karena saya sendiri belum mengkonsumsi rutin seleros madu.
Saya juga pernah iseng-iseng mencoba membuat sendiri minuman seleros. Rasanya pun sama. Jadi menurut saya minuman ini sama sekali tidak ada bahan pengawet dan pastinya aman banget buat kesehatan.
Assalamu'alaikum
Berbagai ikhtiar saya lakukan untuk kesembuhan penglihatan aahva. Ingat banget waktu pertama kali kauniyah launching, saya bertanya-tanya ke admin apaka kauniyah ini bisa sebagai alternatif untuk terapi penglihatan karena kerusakan jaringan otak visual. Sayangnya saat itu admin mengkonfirmasi belum bisa. Meskipun begitu saya tetap mencari distributornya di Cirebon dengan tujuan yang lain. Siapa tahu bermanfaat.






















